Iblis, Kau Iblis!

oleh Riezka Amalia Faoziah

++

Ada iblis dalam lidah

saat bicara dusta,

atau keluh meradang,

atau dalam rayuan menggoda berbusa

+++

Ada iblis di tangan

menjauhkan jemari dari keinginan memberi

berguruĀ  penghianatan Azazil

sang malaikat hitam pesakitan surga

penjaja racun di atas nampan berhias cherry

+++

Iblis bergelayut di kaki

menuntun langkah pada kesesatan sejati

+++

Menggoda pemuda

memaku rindu dalam nafsu yang bertalu

Menggoda pemudi

menerbangkan angan tak bertepi

Menepis syar’i

+++

Iblis menari-nari

Lalu merajai bumi

+++

Iblis, kau Iblis!

+++

“Sesungguhnya syetan itu berjalan dalam diri manusia menurut perjalanan darahnya” (HR. Bukhari dan Muslim)

Bandung, 16 Juli 2012