Analogi Hidup

HIDUP seperti berkendara di jalan raya.

Setiap orang mungkin berada di jalan yang sama, tetapi memiliki tujuan yang berbeda. Kita bisa memperlambat laju, berhenti, atau menambah akselerasi. Hanya satu yang tidak dapat dilakukan; mundur ke belakang.

~*~

Riezka Amalia Faoziah

~*~

terima kasih untuk semua pembaca, blog walkers, masukan/komentar, dan segala bentuk apresiasi :)

Salam hormat, dari riezka135.wordpress.com

6 thoughts on “Analogi Hidup

  1. kidalboy says:

    mundur selangkah,untuk menentukan langkah yg terbaik benar juga kan?

    • riezka135 says:

      ya, itu benar, tapi sayangnya dalam hidup ini kita tidak memiliki kesempatan untuk mundur ke masa lampau. :)
      boleh berhenti sejenak untuk menentukan langkah yang terbaik, tetapi bukankah kita harus lekas bergerak lagi karena sang waktu tak bisa menunggu?

  2. Annisa says:

    boleh nggk copas kata2nya… bagus loo :)

KIRIM TANGGAPAN

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s