Ramai-Redup Tahun Baru

Main tebakan:

“Apa yang hampir setiap orang lakukan pada saat pergantian tahun?”

Jawab :

– ‘Tiup terompet?’

no.

– ‘Main petasan….?’

no.

– ‘Melihat jarum detik jam yang berjalan?’

no.

clue : cermati lagi pertanyaannya. tidak ada kalimat ‘tepat dimalam pergantian’.

– ‘<bayangkan sendiri kira-kira mau jawab apa>’

– kalau dalam pikiran Anda terbersit jawaban: ‘Mengganti kalender’. Nice! Anda benar…

Itu adalah permainan tebakan dari salahseorang teman di tempat kerja saya, Pak Heriyono. Saya tidak bilang garing lho. he.he.

~*~

1 Januari.

Welcome 2014.

Tanggal 31 Desember 2013 lewat beberapa menit saya menatap langit tahun baru dari kamar. Gemerlap warna-warni. Setelah dihitung, percik kembang api muncul dari 12 sumber tempat yang berbeda. Rasanya… Seperti suasana ini sengaja disuguhkan untuk rumah kontrakan kami. Bersama Atum, Mba Nila, Mba Niar dan Zahra putrinya, awalnya bersama Nida juga, tapi ia tertidur pulas di kamar setelah makan cireng pedas. haha.

Langit penuh oleh dentum yang terkadang memilukan jantung. . Hingga satu persatu menyerah, karena kehabisan, atau disimpan sebagai stok keesokan malamnya (kita lihat malam ini).

Sayang tidak ada kamera digital untuk mengabadikan momen itu. Sebuah asa diam-diam tergurat, ‘Semoga tahun ini lebih baik dari kemarin’. Mainstream ya… Tak apalah. Untungnya Allah tidak pernah bosan di-pinta.

Paginya, Bandung terasa sepi. Pukul 8 pagi, jalanan masih terlihat sangat lengang. Tapi penjual es kacang ijo dan bubur ayam tidak kenal libur tahun baru, tetap giat berjualan dengan berjuta harapan bertemu pelanggan.

Tiba di tujuan, saya menatap sekeliling. Seolah penduduk kampus ini hanya saya dan Pak Satpam penunggu parkiran. Alangkah nyenyaknya, bila saat ini saya pun masih terlelap dibuai mimpi kembang api.

Terakhir, selamat berusaha dan berdoa.

Sebagai penutup sekaligus bonus awal tahun, di bawah saya sampaikan quotes Imam Ibnu ‘Atho’illah yang didapat dari http://amriawan.blogspot.com. :)

“Bagaimana mungkin keadaanmu akan berubah menjadi luar biasa, sedangkan kamu belum mau merubah kebiasaan-kebiasaaan hidupmu?”

One thought on “Ramai-Redup Tahun Baru

KIRIM TANGGAPAN

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s