Biarlah Berlalu

….

Tulisanmu dan tulisanku pernah bersatu

Pada satu waktu, ketika pena tuhan menghendakinya

Aku tidak bisa menghentikan pasir waktu, untuk menggenggam kenanganmu

Biarlah berlalu

 

Biar kusimpan cerita kita di atas pohon

Menunggu angin meniup keping-keping perasaaan

Atau dibawa induk burung kepada anak-anaknya, sebagai pakan yang manis.

 

26 Agustus 2014

Aku Hidup Untuk Hari Ini

Catatan istimewa dari seorang sahabat blogger. Semoga kita dapat mengambil pelajaran.

PramestiMetha

bikecycle-vintage-hd-wallpapers Sepeda, kendaraan “ajaib” yang bisa membawa kita menjelajah dunia.

Semua orang pasti memiliki cita-cita dan mimpi, kalau seorang dokter pasti gak jauh-jauh dari keinginan menjadi dokter spesialis, dosen, professor, relawan ataupun ilmuan. Kita memang dianjurkan memiliki mimpi yang besar, jangan pernah meremehkan mahakarya Tuhan dengan pilihan hidup kita yang kerdil, jangan pernah melecehkan mahakarya Tuhan dengan aktivitas kita yang kecil. Apalagi kita cuman hidup sekali. Corazon Aquino pernah berkata “Aku lebih memilih mati secara berarti daripada hidup tanpa arti”. Hanya orang putus asa yang tidak memiliki ambisi untuk menjadikan hidupnya berarti. Suatu kazaliman yang tak terkira jika kita menjadikan karya yang begitu istimewa ini hanya numpang lewat dalam sejarah. Lahir, hidup, lalu mati tanpa meninggalkan warisan prestasi dan kontribusi.

Sedikit saya akan menceritakan mimpi dan cita-cita saya. Suatu saat nanti saya ingin menjadi spesialis jantung dan pembuluh darah atau spesialis anak, meneruskan pendidikan S2 atau bahkan S3 saya, menjadi…

View original post 853 more words

Analogi Hidup

HIDUP seperti berkendara di jalan raya.

Setiap orang mungkin berada di jalan yang sama, tetapi memiliki tujuan yang berbeda. Kita bisa memperlambat laju, berhenti, atau menambah akselerasi. Hanya satu yang tidak dapat dilakukan; mundur ke belakang.

~*~

Riezka Amalia Faoziah

~*~

terima kasih untuk semua pembaca, blog walkers, masukan/komentar, dan segala bentuk apresiasi :)

Salam hormat, dari riezka135.wordpress.com

Hepi Ujian

Senin, 4 Juni 2012

Ada dua ujian hari ini,

(1) Ujian Akhir Smester(UAS) pertama untuk Muhammad Riezky Fadillah,

semoga aa bisa menjawab soal dengan baik dan benar.. ^_^

(2) dan ujian menghisab di madrasah Hidayatul Islamiyah Assafi’iyah untuk Reisha Rahmatun Nissa.

hey dd, hitung dengan cepat dan tepat ya! ;D

Hepi ujian adik-adikku..

===========UPDATE===========

Alhamdulillah, Muhammad Riezky Fadillah selesai menempuh UAS dan sekarang telah menempati kelas 2 SMA.

dan Selamat untuk Reisha Rahmatun Nissa menjadi juara cepat, tepat, dan akurat hisab. Eh, tulisan di atas juga ‘cepat dan tepat’ ya, padahal sateuacanna teu terang / belum tau ada kategori tersebut. Bangga dede bisa masuk nominasi lima besar menghisab, karena dulu pas jaman kakaknya yang perempuan; hasil menghitung aja salah. :P

Bersyukur pada Allah SWT (Alhamdulillahi rabbil alamin….) dan jaga diri tetap rendah hati.

Semoga esok lebih baik lagi. :)

Mari belajar ‘Bertani’

Aloha! Jumpa lagi dengan saya…. R.i.e.z.k.a  T.i.n.g  T.i.n.g, di jendela website kesayangan anda! riezka135.wordpress.com *kedip kedip mata*  ;)

Wilayah Kabupaten Karawang, yang dikenal sebagai Kota Lumbung Padi

kali ini topiknya agak berbeda, karena saya ingin membahas yang lain dari biasanya! hmm, coba saya mau tanya.. Apa kabupaten yang mendapat julukan sebagai kota Lumbung Padi? Yap! Karawang.

Bangga sekali rasanya menjadi salahsatu bagian dari kota Lumbung Padi. Dan amat menyenangkan bila saya bisa berkontribusi lebih banyak disana, home sweet home, tanah kelahiran sekaligus tempatku tumbuh dan belajar selama 14tahun (karena setelah itu saya sekolah dan kuliah bandung). n_n

check this out! :)

1. Intensifikasi Pertanian

Intensifikasi pertanian adalah pengolahan lahan pertanian yang ada dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan hasil pertanian dengan menggunakan berbagai sarana. Intensifikasi pertanian banyak dilakukan di Pulau Jawa dan Bali yang memiliki lahan pertanian sempit.

Pada awalnya intensifikasi pertanian ditempuh dengan program  panca usaha tani, meliputi kegiatan sebagai berikut :

Panca Usaha Tani :

1. Pengolahan tanah yang baik
2. Pengairan/irigasi yang teratur
3. Pemilihan bibit unggul
4. Pemupukan
5. Pemberantasan hama dan penyakit tanaman

Seiring dengan perkembangan, Panca Usaha Tani kemudian berubah  menjadi Sapta Usaha Tani:

dengan penambahan 6. Pasca Panen dan 7. Pemasaran.

gambar traktor sawah

pengairan yang teratur menyemprot hama

2. Ekstensifikasi Pertanian

Adalah usaha meningkatkan hasil pertanian dengan cara memperluas lahan pertanian baru,misalnya membuka hutan dan semak belukar, daerah sekitar rawa-rawa, dan daerah pertanian yang belum dimanfatkan. Selain itu, ekstensifikasi juga dilakukan dengan membuka persawahan pasang surut.

Ekstensifikasi pertanian banyak dilakukan di daerah jarang penduduk seperti di luar Pulau Jawa, khususnya di beberapa daerah tujuan transmigrasi, seperti Sumatera, Kalimantan dan Irian Jaya.

3. Diversifikasi Pertanian

Adalah usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu hasil pertanian.
Diversifikasi pertanian dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu :

Memperbanyak jenis kegiatan pertanian, misalnya seorang petani selain bertani juga beternak ayam dan beternak ikan.
Memperbanyak jenis tanaman pada suatu lahan, misalnya pada suatu lahan selain ditanam jagung juga ditanam padi ladang.

4. Mekanisasi Pertanian


penggunaan mesin pertanian modern

Adalah usaha meningkatkan hasil pertanian dengan menggunakan mesin-mesin pertanian modern. Mekanisasi pertanian banyak dilakukan di luar Pulau Jawa yang memiliki lahan pertanian luas. Pada program mekanisasi pertanian, tenaga manusia dan hewan bukan menjadi tenaga utama.

5. Rehabilitasi Pertanian

Adalah usaha memperbaiki lahan pertanian yang semula tidak produktif atau sudah tidak berproduksi menjadi lahan produktif atau mengganti tanaman yang sudah tidak produktif menjadi tanaman yang lebih produktif.
Sebagai tindak lanjut dari program-program tersebut, pemerintah menempuh langkah-langkah sebagai berikut:

Memperluas,memperbaiki dan memelihara jaringan irigasi yang meluas di seluruh wilayah Indonesia
Menyempurnakan sistem produksi pertanian pangan melalui penerapan berbagai paket program yang diawali dengan program Bimbingan Masal (Bimas) pada tahun 1970. Kemudian disusul dengan program intensifikasi Masal (Inmas), Intensifikasi Khusus (Insus) dan Supra Insus yang bertujuan meningkatkan produksi pangan secara berkesinambungan.
Membangun pabrik pupuk serta pabrik insektisida dan pestisida yang dilaksanakan untuk menunjang proses produksi pertanian.

Usaha-usaha meningkatkan hasil pertanian dapat dilakukan antara lain dengan cara :

Membangun gudang-gudang, pabrik penggilingan padi dan menetapkan harga dasar gabah
Memberikan berbagai subsidi dan insentif modal kepada para petani agar petani dapat meningkatkan produksi pertaniannya.
Menyempurnakan sistem kelembagaan usaha tani melalui pembentukan kelompok tani, dan Koperasi Unit Desa (KUD) di seluruh pelosok daerah yang bertujuan untuk memberikan motivasi produksi dan mengatasi hambatan-hambatan yang dihadapi para petani.

DAMPAK POSITIF REVOLUSI HIJAU

Produksi padi dan gandum meningkat sehingga pemenuhan pangan (karbohidrat) meningkat. Sebagai contoh: Indonesia dari pengimpor beras mampu swasembada.

PERMASALAHAN DAN DAMPAK NEGATIF

  1. Penurunan produksi protein, dikarenakan pengembangan serealia (sebagai sumber karbohidrat) tidak diimbangi pengembangan pangan sumber protein dan lahan peternakan diubah menjadi sawah.
  2. Penurunan keanekaragaman hayati.
  3. Penggunaan pupuk terus menerus menyebabkan ketergantungan tanaman pada pupuk.
  4. Penggunaan peptisida menyebabkan munculnya hama strain baru yang resisten.

daftar pustaka : BahanEdukasi.net, Biologi-Revolusi Hijau.

~*~

Baca Juga:

Riezka, Salahsatu Finalis Puteri Padi Karawang