Misteri wajah dibalik helm Mio Hitam

‘simarun’ telah pergi… jadi, sekarang waktunya riez bercerita tentang pengalaman saya bersama si motor putih! ~_^

hmm,, tapi mungkin kali ini bukan ‘jatuh’, lebih tepatnya ‘menjatuhkan’ (secara tidak sengaja tentu saja).. waktu itu motor riez dari arah gerbang telkom yang langsung tembus jalan raya, sedangkan tujuan riez: sukapura. Dengan kata lain, sebelumnya saya harus melewati dulu bunderan di samping taman bertuliskan “IT TELKOM”.

sedikit penjelasan, dari bunderan:

– jika belok kiri berarti menuju kampus/sukabirus/PGA,

– jika menuju sukapura(tujuan riez saat ini) artinya kita harus lurus.

bunderan masih sangat sepi, hanya ada sebuah motor hitam dari arah kampus. dan karena itu saya melaju dengan kecepatan lumayan(untuk ukuran jalan kecil) sekitar 60km/jam. pengendara motor mio hitam -yang juga berhelm hitam- ternyata tidak kalah cepat. ia hendak menikung menujuĀ  jalan raya (bertentangan dengan arah saya).

karena mungkin riez lebih berpengalaman dengan ini, atas nama ke-profesionalitas-an dalam mengendara, riez mengerem tepat di depan bunderan. si putih masih terkendali. n_n

Sementara si mio hitam hilang keseimbangan,, ia jatuh… merebahkan pengemudinya ke jalanan aspal. Riez tersentak. terlihat juga bahwa pengemudi di balik helm hitam adalah seorang perempuan berambut panjang. belum sempat riez turun dari motor untuk menolong, ia sudah bangkit kembali, berdiri mengambil motornya (jarak saya dan si mio hitam sekarang tidak lebih dari 1 meter), dan jeda di antara kami saat itu tidak riez sia-siakan..

saya meminta maaf… ^_^ (wajah di balik helm hitam tak menampakkan perubahan).

dengan suara lebih keras dari sebelumnya (dengan harapan supaya terdengar), saya bertanya lagi: ‘mba, baik-baik aja? ada yang luka g?’ sekali lagi tak ada tanda-tanda perubahan mimik muka. ia langsung melaju. meninggalkanku yang masih diam terpaku. *hening mode: ON*.

kenapa dengan raut wajah itu..? riez yakin, ada sesuatu yang tidak biasa padanya! *gejolak batin: HighLevel*.

apakah itu ‘raut’ nyeri yang mungkin tengah dirasakan? atau raut wajah kesal terhadap saya karena kecelakaan tadi? entahlah… jawaban atas pertanyaan itu sampai saat ini masih menjadi misteri..

maaf, pengemudi mio hitam…..

Advertisements

jatuh dari motor (lagi) (lagi) (dan lagi)

kali ini adalah giliran Nindy,
kolega saya di syiar SKI(sentra kegiatan islam).

emh.. klo ngga salah, kejadiannya tiga hari yang lalu..
sepulang dari gedung SC(student centre), pusat sekre semua unit kegiatan mahasiswa di kampus,..

riezka : ndy, mu pulang?
Nindy : iya. klo riezka?
riezka : hmm.. sama. bareng yu

ya.. itung2 menebus utang saya pada nindy minggu lalu, dalam situasi yang sama riez mengajak nindy pulang bareng, tapi, entah bagaimana.. kunci motor riez tiba-tiba saja hilang.
kita berkeliling naik-turun ke Lantai 2 SC mencari sang kunci dengan gantungan yang amat mini.

sampai akhirnya kita berdua memutuskan jalan kaki.. (motor riez tinggal dikampus, beserta selembar kertas pengumuman yang saya tempel di mading SC tentang kehilangan kunci).
2 jam berlalu.. menunggu di kosan dengan perasaan tak menentu….

jantung berdegup tak karuan, air mata jatuh melinang berceceran..(ah, ga juga si). Finally, kunci motor ketemu setelah selembar kertas lain yang isinya berita menemukan kunci, ditempel berdekatan dengan pengumuman yang riez buat tadi. haha.. berkontradiksi sekali..

kembali ke pokok cerita…

riez masih mengobrol dengan Nindy yang membonceng di 2 menit pertama saat mesin silver mulai bergerak.
di polisi tidur depan SC (Student Centre), riez mulai merasa ada keganjilan dengan shogun yang saya tunggangi..
‘lho, lho, ko jadi ringan ya?’
sekitar 5 meter dari polisi tidur, riez melihat ke belakang… dan….
Riezka : nindy!! lagi apa duduk2 di bawah? turun ko ga bilang2..!
Nindy : Ndy jatuh tauuuu, riezzzzzzz…
Riezka : haduh… tnang, ndy, tnang, riez akan segera menolongmu!

oh, no! saya menjatuhkan orang lagi..
padahal, kemarin baru aja riez menjatuhkan tas fitri saat melewati lubang besar di sukabirus.
maafkan (shogun yang nakal) saya ya teman-teman n_n

jatuh dari motor (lagi) (dan lagi)

malam hari,
pukul 20.13 WIB
di depan fotocpy rajawali

mesin silver berjalan melaju dengan mantap.
brrrrrrrrrrrrrrmm……… ngeeennnng,, ngengggggggg….

laju terhambat saat sebuah motor yang lain tiba2 berhenti mendadak tepat didepannya. beruntung, pengemudi mesin silver masih memegang kendali.
ckiiiiiitttt
dengan lihai mengerem serempak bak dikomandoi.
heuheu.. slamat..slamat…. <— batin riez membusungkan dada,,haha.

ngeeeeeeeeeeengggggg….. ngeeeeeeeenggggg
dengan bergaya Crazy Rider riez melewati tikungan demi tikungan.
menyebrangi jembatan biru, hingga waktu menunjukkan:

pukul 20.25 WIB
di depan masjid PGA

mengikuti tradisi masyarakat old city [karena memang seperti itu seharusnya], di polisi tidur dekat warung riez menurunkan gigi.
tapi apa yang terjadi kemudian..
brrreeeemmmmm…… brrrmmmmmm
wait..wait…. ada apa ini?? <— keringat dingin mengalir…

begitu rapuhkah shogun-ku?
hingga tak mampu lagi mendaki gajlugan yang tingginya tidak lebih dari 5 cm ini??

gas semakin kuat ditarik
BRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRM…… Fsshhhhhh
dengan indah mesin silver terlunglai ke sebelah kanan, malang-melintang diantara gajlugan.
siap-siap lecet lagi ni <— riez pasrah sajah..
tapi,woW.. amazing!
yes! riezka selamat!!! tidak ada suara GUBRAKK. shogunku begitu hebat hingga tak tumbang walau sebenarnya saat itu riez sudah lepas tangan.

haha… <— bangga saya.

waktu tengok kanan, ada bapak2 yang tersenyum melihat ke arah riez.
kemudian riez tengok sebelah kiri,dan..WHAAAAAA…. ternyata ada seorang pahlawan baik hati yang memegangi bagian belakang motor riez, menempa sang mesin silver supaya tidak jatuh ke kiri. hihi.
pantes aja enggak nge-gubrag waktu lepas tangan… <—
o,iya,setelah black box diketemukan, berhasil diketahui bahwa penyebab motor riez macet di tengah polisi tidur adalah karena posisi gigi=noL.

jatuh dari motor (lagi)

motor riez memakan korban lagi,,
kemarin minggu adalah giliran nanda, teman di kampus+himpunan riez, yang menjadi korban.
kami tumbang di pga..

di depan warnet hijau, dekat kuburan,

tiang listrik yang menjulang tingi disana menjadi saksi atas sebuah tragedi..

sebenarnya motor berplat T yang riez tunggangi mulai oleng saat d tikungan mac d, ..tempat nostalgia riez dan olive.. ^_^
pernah juga kita jungkirbalik dengan motor disana..

kisah berlanjut..
kemudian, tepat di TKP,,
tak dinyana, tak disangka..
banyak anak2 yg main dg santainya di tengah jalan.
wajah polos mereka menyiratkan keluguan, seolah-olah mengatakan ‘kami sama sekali tidak tahu ada marabahaya mengintai..(baca:its me! seorang perempuan dg kemudi yg lepas kendali)’

akhirnya, untuk menyelamatkan tunas-tunas negri ini..
demi meneruskan tongkat estafet perjuangan…
riez memutuskan utk merobohkan diri..
diiringi oleh suara jeritan nanda yang menyayat hati..
melanglangbuana ke seluruh penjuru seantero negeri..
‘aduuu…uh’