Gaya Komunikasi ala Celine Dion

Assalamualaikum Wr Wb

Hai Pembaca,

Pernah mendengar Titanic? rasanya sulit menemukan orang yang tidak kenal kapal lintas zaman ini, karena telah di-film-kan dan menjadi fenomena tersendiri. setuju?!  ;)

saya tidak memiliki ketertarikan mendalam terhadap film, yang akan saya bahas disini adalah theme song atau lagu pengiring Titanic yang dibawakan penyanyi (salahsatu favorit mamah saya), Celine Dion – My Heart Will Go On. Konten atau lirik dari lagu tersebut juga tidak akan saya bahas, karena yang lebih diperhatikan pada postingan sekarang adalah… gaya komunikasi sang penyanyi http://matcuoi.com dalam sebuah kesempatan.http://matcuoi.com

Berikut cuplikan video yang dimaksud,

Menurut saya, pembawaan Celine Dion di atas melibatkan kecerdasan komunikasi. Ada 5 Gaya Komunikasi Celine Dion yang cukup luwes tertata apik :

  1. berwibawa. dari detik 0.01 sampai mengakhiri lagu, Celine Dion terlihat menyanyi dengan wibawa. gaun hitam, tegap, serta tidak terlalu banyak gesture atau gerakan, mungkin salahsatutiga penyebabnya.
  2. sederhana dan santun. tidak banyak menggunakan aksesoris tapi terlihat elegan, dan ringan menunduk ke berbagai arah sebagai ungkapan terima kasih [entah mengapa untuk mendeskripsikan ini, kata yang terlintas adalah santun]. seorang public speaker yang mumpuni mesti memiliki sikap seperti ini, sederhana dan santun.
  3. anggun. saya suka gaya Celine Dion membawakan lagu My Heart Will Go On dalam video tersebut. sebuah cara berkomunikasi yang menarik. tidak harus selalu anggun, mungkin bisa juga dengan menonjolkan kelebihan lain pokoknya yang akan membuat pendengar lebih respek. seorang pembicara yang jenaka bisa menambah kesan humoris, pembicara yang disiplin dapat menampilkan kesan tegas atau lugas, banyak pilihan.. just be your self! http://matcuoi.com
  4. apresiatif. di menit ke 3.35 sampai 3.40 ia menyempatkan diri untuk mundur ke belakang, lalu memberi apresiasi / kesempatan pada flute lady untuk ‘tampil’ . bila saya adalah sang gadis peniup flute, pandangan Celine Dion di saat yang tepat itu, merupakan bentuk penghargaan yang berarti dan akan menjadi kenangan manis sepanjang karir.
  5. keterlibatan emosional. di bagian improvisasi, tepatnya berpuncak pada menit ke 3.48 sampai 4.25, perasaan terhadap lagu yang dibawakan disampaikan dengan penuh energi. pun begitu dengan pembicara yang handal, sebaiknya dapat menggiring emosi audiens untuk larut di titik berat materi yang dibawakan. Bisa jadi, lebih baik lagi kalau ada saat-saat klimaks yang akan menciptakan unforgetable moment di para pendengar.

wah, sungguh mudah memberi komentar. hahaha.. ‘juri Indonesian Idol wanna be‘ nih kayanya. engga ding.. cuma belajar melihat sesuatu dari ‘sudut pandang yang berbeda’. maaf ya kalau ada salah, saya tidak lebih baik dari pembaca. http://matcuoi.com
Yup, celoteh untuk celine dion dicukupkan sekian [ada celotehan berbeda? mari berbagi di kolom ‘komentar’]. semoga ada bagian dalam tulisan ini yang dapat diambil pelajaran. wallahu alam bisshawab.

– Riezka Amalia Faoziah

~*~

Baca Juga :

7 Tips dan Trik Berpidato

Hedonisme

7 Tips dan Trik Berpidato atau Sambutan

ilustrasi dari ruang-unikz.blogspot.com

Assalamualaikum, hai hai..!

Welcome back di Blog Riezka! Kali ini, saya sekedar ingin berbagi tips dan trik untuk adik-adik saat berpidato atau menyampaikan sambutan :

1. usahakan teks pidato dihapal (tidak dibaca), sehingga terlihat lebih lentur (tidak kaku).

2. berlatihlah di depan cermin untuk mengeksplorasi keterampilan berbicara. termasuk pemilihan gesture (gerakan) dan intonasi (tinggi rendah suara).

3. interaksi mata (contact eyes).

jangan menunduk, atau hanya memandang pada satu titik saja ketika berpidato. pandanglah semua hadirin secara menyeluruh untuk menguasai audiens.

4. lakukan latihan secara berulang hingga benar-benar lancar. bila perlu, ajak teman dan kerabat terdekat ketika latihan agar menghindari nervous di hari H.

5. http://matcuoi.com (A smile is the light in your window that tells others that there is a caring and sharing, –Denis Waitley).

artinya: senyum seperti cahaya di jendela yang memberitahu oranglain ada perhatian dan keinginan berbagi. Hal kecil tapi penting. senyum adalah salahsatu cara jitu untuk mendapatkan empati dari audiens.

6. Kesan pertama yang memesona…

Salam menjadi indikator apakah pidato yang disampaikan akan ‘menarik’ atau tidak. misal, jika menggunakan “Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh” atau “Selamat Pagi para Hadirin” maka katakan dengan PD (percaya diri) dan Lantang. tidak perlu teriak berlebihan, intinya salam pembuka harus diucapkan dengan J.e.l.a.s. dan K.e.r.a.s.

7. berdoa pada Tuhan YME, dan jangan lupa meminta restu dari orangtua sebelum naik mimbar.

oke adik-adik pembaca, goodluck ya. semoga berhasil. ;)

terima kasih sudah menyimak..

ada saran, kritik, atau pendapat? :)

Riezka Amalia Faoziah

Baca Juga :

Gaya Komunikasi ala Celine Dion