Kumpulan Soal Aljabar Linear

Berikut kumpulan soal Aljabar Linear:

1001-soal-solusi-uts-alin

Tribute to Arip Paryadi, IT Telkom.

Semoga membantu teman-teman dalam menjelang UTS.

Selamat berusaha, berdoa, dan tawakal (berserah) pada Tuhan

Maka baik atau buruk nilai yang kelak didapat, bukan lagi persoalan

~*~

Riezka Amalia Faoziah

My Story: Panggilan Sayang dari Teman

Assalamualaikum

Hai temans, senang bisa menulis lagi. Saya usahakan kali ini postingannya agak panjang. haha.

3 Minggu yang lalu, tepatnya hari minggu, 2 Februari 2014, saya dalam perjalanan dari Leuwi Panjang (Soekarno Hatta, Bandung) menuju daerah Sukapura (Buah Batu, Bandung) menggunakan ojeg. Di tengah perjalanan, saya melihat sepasang perempuan (berboncengan) di atas sepeda motor. Dilihat kejauhan dari belakang, kecepatannya pelaaan sekali, setelah relatif dekat, ternyata memang sangat pelan. Saya hampir menahan nafas saat motor tersebut melewati polisi tidur, karena terkesan oleng. ‘hmm… sepertinya sedang belajar mengendarai motor’ gumamku dalam hati. *celotehan tukang ngebut

Setelah sepasang perempuan bermotor pelan itu dilewati, rasanya wajah si pengendara tidak asing. Ternyata gadis itu adalah Rahma, temanku tercinta, yang sedang membonceng Widi, temanku ter-anti-gula-dan-tepung^^

Saya panggil seketika, “Rahmaaa!”

Sambil terus mengendarai, dijawabnya, “Ka Riskaaaaaa……” diikuti oleh panggilan dari gadis yang sedang diboncengnya “Kaaa Riiiskaaaaaa…………………..a-a-a-a”

Wow, senang sekali, hanya bertemu di jalan, dan temanku se-histeris itu?

Tukang ojeg-ku masih terus menarik gasnya, tapi saya masih sempat menjawab, “iyaaa…” ditambah dadah-dadah tangan karena ikut girang. Sayangnya ga sempat kiss-bye. http://matcuoi.com

2 hari setelahnya, saya bertemu Rahma. Aneh. Serius aneh. Responnya memberi kesan kecewa pada pertemuan kami di hari Minggu itu. Dari panggilannya, saya kira dia amat senang waktu itu. Tapi memang berlebihan juga.. Riezka kan bukan artis… ga perlu sampai histeris. http://matcuoi.com

Mulailah rahma bercerita, alasannya kenapa saat itu dia membawa motor pelaaan sekali, yakni karena ban motornya bocor. Namun sayangnya pada saat iseng jalan-jalan tersebut, mereka tidak membawa dompet.

Apakah teman-teman pembaca belum mengerti apa maksudnya? http://matcuoi.com Saya juga, sampai rahma menceritakan bagian berikut….

“Jadi, kemarin itu kami panggil kaka, mau minta tolong… Buat nambal ban. Kita berdua benar-benar ga prepare saat mau pergi dan lupa bawa dompet. Makanya pas ketemu kaka, aku seneng banget. Tapi yaah… cuma dadah-dadah terus pergi.” http://matcuoi.com

http://matcuoi.com hahaha… (saya tertawa dulu), tapi kemudian dengan sigap menjaga sikap. http://matcuoi.com “Maaf, Rahma. Riezka ga tau kalau lagi perlu bantuan… Pantas aja sampai memanggil berlebihan begitu.”

Hikmah dari cerita ini ialah… Tanyakan kabar teman, kerabat, saudara, atau siapa saja orang yang Anda kenal saat ditemui di jalan. Siapa tahu Anda laksana malaikat penyelamat dipandangannya karena mereka sedang memerlukan bantuan. Hati-hati, jangan salah menerjemahkan panggilan sayang-nya. http://matcuoi.com

~*~

Riezka Amalia Faoziah

Ramai-Redup Tahun Baru

Main tebakan:

“Apa yang hampir setiap orang lakukan pada saat pergantian tahun?”

Jawab :

- ‘Tiup terompet?’

no.

- ‘Main petasan….?’

no.

- ‘Melihat jarum detik jam yang berjalan?’

no.

clue : cermati lagi pertanyaannya. tidak ada kalimat ‘tepat dimalam pergantian’.

- ‘<bayangkan sendiri kira-kira mau jawab apa>’

- kalau dalam pikiran Anda terbersit jawaban: ‘Mengganti kalender’. Nice! Anda benar…

Itu adalah permainan tebakan dari salahseorang teman di tempat kerja saya, Pak Heriyono. Saya tidak bilang garing lho. he.he.

~*~

1 Januari.

Welcome 2014.

Tanggal 31 Desember 2013 lewat beberapa menit saya menatap langit tahun baru dari kamar. Gemerlap warna-warni. Setelah dihitung, percik kembang api muncul dari 12 sumber tempat yang berbeda. Rasanya… Seperti suasana ini sengaja disuguhkan untuk rumah kontrakan kami. Bersama Atum, Mba Nila, Mba Niar dan Zahra putrinya, awalnya bersama Nida juga, tapi ia tertidur pulas di kamar setelah makan cireng pedas. haha.

Langit penuh oleh dentum yang terkadang memilukan jantung. . Hingga satu persatu menyerah, karena kehabisan, atau disimpan sebagai stok keesokan malamnya (kita lihat malam ini).

Sayang tidak ada kamera digital untuk mengabadikan momen itu. Sebuah asa diam-diam tergurat, ‘Semoga tahun ini lebih baik dari kemarin’. Mainstream ya… Tak apalah. Untungnya Allah tidak pernah bosan di-pinta.

Paginya, Bandung terasa sepi. Pukul 8 pagi, jalanan masih terlihat sangat lengang. Tapi penjual es kacang ijo dan bubur ayam tidak kenal libur tahun baru, tetap giat berjualan dengan berjuta harapan bertemu pelanggan.

Tiba di tujuan, saya menatap sekeliling. Seolah penduduk kampus ini hanya saya dan Pak Satpam penunggu parkiran. Alangkah nyenyaknya, bila saat ini saya pun masih terlelap dibuai mimpi kembang api.

Terakhir, selamat berusaha dan berdoa.

Sebagai penutup sekaligus bonus awal tahun, di bawah saya sampaikan quotes Imam Ibnu ‘Atho’illah yang didapat dari http://amriawan.blogspot.com. :)

“Bagaimana mungkin keadaanmu akan berubah menjadi luar biasa, sedangkan kamu belum mau merubah kebiasaan-kebiasaaan hidupmu?”