jatuh dari motor (lagi) (lagi) (dan lagi)

kali ini adalah giliran Nindy,
kolega saya di syiar SKI(sentra kegiatan islam).

emh.. klo ngga salah, kejadiannya tiga hari yang lalu..
sepulang dari gedung SC(student centre), pusat sekre semua unit kegiatan mahasiswa di kampus,..

riezka : ndy, mu pulang?
Nindy : iya. klo riezka?
riezka : hmm.. sama. bareng yu

ya.. itung2 menebus utang saya pada nindy minggu lalu, dalam situasi yang sama riez mengajak nindy pulang bareng, tapi, entah bagaimana.. kunci motor riez tiba-tiba saja hilang.
kita berkeliling naik-turun ke Lantai 2 SC mencari sang kunci dengan gantungan yang amat mini.

sampai akhirnya kita berdua memutuskan jalan kaki.. (motor riez tinggal dikampus, beserta selembar kertas pengumuman yang saya tempel di mading SC tentang kehilangan kunci).
2 jam berlalu.. menunggu di kosan dengan perasaan tak menentu….

jantung berdegup tak karuan, air mata jatuh melinang berceceran..(ah, ga juga si). Finally, kunci motor ketemu setelah selembar kertas lain yang isinya berita menemukan kunci, ditempel berdekatan dengan pengumuman yang riez buat tadi. haha.. berkontradiksi sekali..

kembali ke pokok cerita…

riez masih mengobrol dengan Nindy yang membonceng di 2 menit pertama saat mesin silver mulai bergerak.
di polisi tidur depan SC (Student Centre), riez mulai merasa ada keganjilan dengan shogun yang saya tunggangi..
‘lho, lho, ko jadi ringan ya?’
sekitar 5 meter dari polisi tidur, riez melihat ke belakang… dan….
Riezka : nindy!! lagi apa duduk2 di bawah? turun ko ga bilang2..!
Nindy : Ndy jatuh tauuuu, riezzzzzzz…
Riezka : haduh… tnang, ndy, tnang, riez akan segera menolongmu!

oh, no! saya menjatuhkan orang lagi..
padahal, kemarin baru aja riez menjatuhkan tas fitri saat melewati lubang besar di sukabirus.
maafkan (shogun yang nakal) saya ya teman-teman n_n

Advertisements

catatan malam

kenapa diberi nama catatan malam?
ya, karena memang timing saat riez menulis ini di malam hari.

hari yang tidak biasa..
menyenangkan, meski diawali dengan sedikit konflik pada paginya..skitar jam7.
sebelum itu, jam 6 pagi riez harus cepat2 ke kampus untuk mengumpulkan TP(tugas pendahuluan), kewajian kami untuk mengikuti praktikum.
Terlambat mengumpulkan 1menit? TP = 0.
sebenarnya hanya berpengaruh 5%.. tapi tanpa itu kita kehilangan semua poin dalam sebuah praktikum!

berangkat kuliah PTI jam 9 (seharusnya..)
sayang, sang waktu tidak bisa diajak kompromi.
ia menunjuk pukul 09.25 saat riez berangkat dari kostan.
di ruang kuliah riez kebagian duduk paling belakang.. sampai seseorang(yang sama seperti saya: telat datang) bertanya tentang jadwal pengganti hari sabtu. kami-pun berkenalan..

pulang kuliah, riez menuju parkiran.
tempat dimana mesin silver-ku menunggu dengan setia…
kokoh berdiri walau matahari teriknya tiada terkira.
sebelumnya riez ngobrol2 dg teman sekelas.

tmn riez : cv saya udah dikumpulin?
riezka : udah..
tmn riez : wawancara kapan, ka?
riezka : tdk ikutan wawancara, riez..
tmn riez : lho, sy kira riezka ikut..
riezka : haha.. (dan riez pun tersenyum)

jika bisa si.. saya juga tertarik jadi peserta. tapi amanah lain sudah terlanjur menghampiri, jadi penanggung jawab acaranya.. what is it?
perkenalkan……
COT -Community Of Trainer-
sekolah trainer HMIF untuk mewujudkan mimpi mahasiswa/i IT Telkom yang ingin menjadi motivator unggulan, bakal trainer masa depan…
kontennya adalah pelatihan bertahap, sifat kenggotaannya yaitu open recruitment dan berhak menyandang entitas COT seumur hidup…keren khan. anda tertarik???

-lho, ko jadi promosi?-

lanjut ya..
waktu di parkiran, saat pengembalian karcis kendaraan,, riez bertemu dengan Indah. Teman semasa pengenalan dunia kampus.
ternyata kita sama2 hendak mengeluarkan motor.
Indah dengan matic-nya berada dalam antrean tepat didepan saya..dan.. GEJLEKKKHHH….
tanpa sadar shogun-ku membandel.
menabrak motor pink Indah yang sedang memberikan karcis pada pak satpam dalam pos jaga, untung tabrakannya tidak terlalu riskan.

Indahpun melaju….
mungkin karena buruburu atau tidak mau dekat2 lagi dengan shogun-ku. haha… dannnnnn…
GEJJJJLEKKKH (lagi)
motor riez mundur dengan sendirinya, menabrak motor lain yang ada di belakang. waduh.

be cool, stay calm.. tenang….. n everything is fine.

5 meter jauhnya dari loket karcis, ‘teh, standar na’
seorang adik bersepeda, usia under15 (mungkin SMP) dengan baiknya mengingatkan riez.
sekarang giliran mesin silver-ku yang melaju….
sampai depan jembatan PGA, seorang pemuda dalam posisi membonceng berteriak ‘mba, standar nya..’
refleks riez berhenti lagi, diikuti suara tawa cekiki dari motor yang berlalu pergi..
ya allah.. saya dikerjai coba.. haha, tidak mengapa.. its okay, guys.